Perusahaan keluarga di Timur Tengah bukan hanya sekadar bisnis, tetapi telah menjadi pilar budaya dan ekonomi. Didirikan sebelum tahun 1950, sektor bisnis ini mencakup perhotelan, ritel, konstruksi, makanan, dan kesehatan. Forbes Middle East merilis Top 100 Arab Family Businesses 2025. Daftar tersebut menampilkan 33 perusahaan dari Arab Saudi, 32 dari United Arab Emirates, dan delapan dari Qatar.

- Al-Faisal Holding: real estate, hospitality, trading, konstruksi, distribusi, retail, manufacturing, F&B, dan hospitality.
- Power International Holding memiliki lebih dari 400 perusahaan di 19 negara yang bergerak di bidang energi, concessions & construction, kesehatan, layanan profesional & industri kontraktor, agrikultur, industri makanan, dan lainnya.
- Darwish Holding: real estate, stock market, retail, wholesale, mall, dan teknologi.
- Alfardan Group: perhiasan, exchange, property, otomotif, hospitality, investasi, layanan kelautan, medis, dan agrikultur.
- Abulssa Holding: retail & distribusi, kontraktor, electronik, ICT & security, interior design, hospitality, dan marketing.
- Almuftah Group: manufaktur, trading, kontraktor, international schools, layanan, F&B, perhiasan, dan aqua plastic factory
- Almana Group beroperasi di 10+ sektor, menjalankan 30 bisnis, dan mewakili 100+ merek internasional, seperti Coca-Cola, Ford, Jeep, dan Hertz.
- Mohammed Bin Hammed Holding bergerak di bidang perawatan kesehatan, perhotelan, real estate, perjalanan & pariwisata, petrokimia, F&B, dan manajemen fasilitas. MBHH merupakan pemilik Doha Clinic Hospital, salah satu rumah sakit integrasi swasta pertama di Qatar.
Dengan sektor usaha seperti konstruksi, hotel, rumah sakit, pendidikan, hingga otomotif. Perusahaan-perusahaan ini diproyeksikan terus berekspansi dan membuka kesempatan besar untuk pekerja berpengalaman dan lulusan terampil. Bagi CPMI, yuk simak peluang kerja di perusahaan-perusahaan besar ini melalui laman resmi website career.

















