Perjalanan Karir Beffy Irawan dari Banten hingga Qatar

Sumber: Buku Beffy Irawan (2022)

Perjalanan karir Beffy Irawan adalah contoh nyata bagaimana ketekunan, semangat, dan bimbingan yang tepat dapat membawa seseorang mencapai kesuksesan yang luar biasa. Sejak awal karirnya di Indonesia hingga menjadi MRO & Project Procurement di sebuah perusahaan petrokimia ternama di Qatar, Beffy menunjukkan bahwa tidak ada halangan yang terlalu besar untuk diatasi dengan kerja keras dan dedikasi.

Awal Karir di Indonesia

Karir Beffy dimulai pada tahun 2003 sebagai seorang teknisi dengan gaji 1,2 juta rupiah. Pada saat itu, Beffy merasa beruntung memiliki seorang atasan yang juga sebagai mentor dengan memberikan bimbingan dan berbagi ilmu. Ini adalah salah satu nasihat penting dari Beffy: “Salah satu hal penting bagi para fresh graduate agar lekas sukses adalah mencari mentor yang tepat sehingga dapat melejitkan kemampuan dan karier kita.”

Untuk meningkatkan keterampilan dan kualifikasinya, Beffy meminjam uang dari perusahaan sebesar Rp 18 juta melalui skema soft loan tanpa bunga. Uang ini digunakan untuk mengikuti tes sertifikasi tenaga ahli. Selama tiga tahun, Beffy tidak pernah menyerah, mengirimkan puluhan berkas lamaran dan mengikuti tes bekerja ke luar negeri setiap dua bulan sekali. Namun, kabar baik yang ditunggu-tunggu belum juga datang.

Kesempatan besar datang ketika Beffy mendapat informasi dari temannya tentang tes dari sebuah perusahaan petrokimia luar negeri yang diadakan di Hotel Ritz Carlton Jakarta. Meski datang terlambat, keberuntungan berpihak pada Beffy. Saat itu, seorang user dari Arab menghampiri agen tenaga kerja dan menanyakan apakah masih ada yang hendak masuk untuk mengikuti tes. Hingga agen tenaga kerja menyerahkan CV Beffy kepada user. Tanpa melalui tes, Beffy langsung mendapatkan offering letter sebagai Electrical Technician. Namun, Beffy bernegosiasi untuk posisi Instrument Technician. Esok harinya, ia mengikuti tes dan hanya tiga soal yang tidak tepat jawabannya. Pada tanggal 27 April 2007, Beffy lulus dan menerima offering letter untuk bekerja di Qatar.

Beffy mengingatkan untuk fokus ke tujuan masa depan. Mendorong kegigihan untuk berjuang dan menuntut ilmu, serta memupuk kemandirian sehingga dapat bertahan di perantauan.

Perjalanan ke Qatar

Setelah menjalani serangkaian Medical Check-Up (MCU) dan pengurusan VISA, Beffy berangkat ke Qatar pada 20 Juni 2007. Setibanya di Qatar, Beffy memenuhi semua persyaratan hingga mendapatkan Residence Permit atau ID Card. Pekerjaan dimulai dengan masa percobaan selama enam bulan yang bisa diperpanjang hingga satu tahun. Namun, baru dua bulan bekerja, atasannya memberikan kelulusan untuknya. Kemudian ia mengurus dokumen agar anak dan istrinya bisa ikut tinggal di Qatar.

Sumber: Buku Beffy Irawan (2022)

Pada akhir tahun 2007, Beffy membawa keluarganya ke Qatar. Selain gaji, Beffy juga menerima berbagai tunjangan dan fasilitas dari perusahaan, termasuk biaya pendidikan anak hingga SMA, perumahan, serta listrik dan air gratis.

Pengalaman dan Penghargaan Kerja di Qatar

Selama bekerja di Qatar, Beffy mengalami berbagai perpindahan kerja yang memberikannya kesempatan untuk menangani berbagai produk kategori seperti Chemical IT Sofware Rental Equipment Provision of Services Repair Equipment, dengan nilai kontrak mulai dari ratusan ribu hingga miliaran dolar. Kegigihan dan kerja kerasnya membuahkan penghargaan dari perusahaan pada tahun 2011, 2014, 2019, dan 2021.

Beffy selalu menekankan pentingnya etos kerja yang baik. Beberapa tips kerja dari Beffy adalah:

– Menyelesaikan pekerjaan dan membereskan masalah pekerjaan di hari yang sama.

– Di luar jam kerja, siap merespon apapun bila dibutuhkan.

– Ketika ada telepon yang masuk, sebisa mungkin langsung dijawab tidak dibiarkan begitu saja. Jika panggilan telepon berulang hingga tiga kali dan tidak terjawab karena ada keperluan lain, maka lakukan panggilan balik.

Kini, setelah 17 tahun bekerja di Qatar, Beffy Irawan telah mencapai posisi MRO & Project Procurement di perusahaan petrokimia ternama. Perjalanan karirnya adalah bukti bahwa tidak perlu malu melakukan pekerjaan apa pun yang menjadi landasan kuat untuk mampu bertahan mencapai kehidupan lebih baik.

Dengan semangat dan ketekunan, Beffy menunjukkan bahwa segala rintangan dapat diatasi. Keberhasilan Beffy tidak hanya karena kerja kerasnya sendiri, tetapi juga berkat doa dan dukungan dari keluarga serta mentor yang tepat.

Kisah Beffy Irawan mengajarkan kita bahwa dengan fokus pada tujuan dan semangat untuk terus belajar, kita bisa mencapai kesuksesan meskipun menghadapi banyak rintangan. Semoga perjalanan karir Beffy dapat menginspirasi untuk terus berjuang dan tidak pernah menyerah dalam mencapai impian.

Artikel Terkait