
Social Progress Index (SPI) menilai bagaimana suatu negara memenuhi kebutuhan dasar, kesejahteraan, dan peluang hidup masyarakatnya. Indeks ini dikembangkan oleh AlTi Tiedemann Global bersama Social Progress Imperative, dan mencakup 170 negara di dunia. Pada SPI 2025, posisi Qatar di tingkat global meraih:
- Qatar meraih skor 73,19 dari 100, menempatkannya di Tier 2 dunia
- Peringkat ke-50 global & ke-3 di kawasan MENA
Capaian ini menunjukkan komitmen berkelanjutan Qatar dalam meningkatkan kualitas hidup penduduk dan pekerja asing, termasuk Pekerja Migran Indonesia. Penilaian SPI didasarkan pada 57 indikator yang dikelompokkan dalam tiga dimensi utama:
- Basic Human Needs (Kebutuhan Dasar Manusia)
- Foundations of Wellbeing (Fondasi Kesejahteraan)
- Opportunity (Peluang untuk Berkembang)
Qatar mencatat skor tinggi pada dimensi Basic Human Needs, meliputi akses terhadap hunian layak, air bersih, sanitasi, listrik, dan keamanan pribadi. Investasi infrastruktur jangka panjang, perencanaan kota modern, serta sistem perlindungan sosial yang kuat berkontribusi pada standar hidup yang relatif tinggi bagi warga dan penduduk. Dalam Foundations of Wellbeing, Qatar menunjukkan kinerja positif pada:
- Layanan kesehatan dan fasilitas medis bertaraf internasional
- Upaya keberlanjutan lingkungan melalui investasi energi terbarukan dan agenda Qatar National Vision 2030
- Peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan keterampilan
Pada dimensi Opportunity, Qatar dinilai baik dalam akses pendidikan tinggi, konektivitas digital, serta inovasi dan riset. Selain itu, reformasi ketenagakerjaan yang berkelanjutan, peningkatan partisipasi angkatan kerja, serta kebijakan inklusif turut memperkuat capaian sosial negara ini. Capaian ini menegaskan bahwa kemajuan sosial Qatar bukan semata karena kekuatan ekonomi, melainkan hasil dari kebijakan yang berorientasi pada penduduknya, termasuk perlindungan tenaga kerja, layanan publik, dan keselamatan. Bagi Rekanaker, ini menjadi pengingat pentingnya meningkatkan keterampilan agar mampu bersaing secara profesional.

















