
18 Desember diperingati sebagai Hari Migran Internasional, bentuk pengakuan global atas kontribusi besar pekerja migran terhadap pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya bagi negara asal serta negara tujuan. Di tahun, 2025 momentum ini mengangkat tema: My Great Story: Cultures and Development. Tema Nasional mengusung “Satu Cahaya, Ribuan Kisah — Solidaritas Migran untuk Kemanusiaan”.
Pekerja Migran adalah representatif Indonesia di dunia kerja global. Bekerja dengan profesionalisme, menjunjung etika, dan menghormati budaya negara setempat, termasuk budaya dan hukum Qatar, adalah bagian dari menjaga nama baik Indonesia. Negara berkomitmen menghadirkan migrasi yang lebih aman, lebih terlindungi, lebih bermartabat, dan lebih berorientasi pada peningkatan keterampilan. Mulai dari sebelum berangkat, selama bekerja, hingga kembali ke tanah air. Arah kebijakan Indonesia mendorong PMI yang:
- Memiliki kompetensi dan sertifikasi
- Sesuai kebutuhan industri global
- Mendapatkan pekerjaan yang layak dan terlindungi
Pelatihan, perbaikan kurikulum vokasi, dan perluasan negara penempatan terus diperkuat. Edukasi migrasi aman menjadi hal penting agar Rekanaker tidak terjebak penempatan ilegal. Yuk pahami jalur resmi, hak dan kewajiban, serta kontrak kerja sebelum berangkat. Migrasi yang aman dimulai dari keputusan yang tepat. Dunia kerja global membutuhkan tenaga terampil dan berdaya saing. Jadi, jika kamu sedang mempersiapkan bekerja ke Qatar, maka:
- Persiapkan kompetensi dan bahasa
- Cermati kualifikasi lowongan
- Pilih jalur resmi dan legal
- Bangun karier sesuai minat dan keahlian
Untuk seluruh Rekanaker di Qatar, terima kasih atas kerja keras, dedikasi, dan kontribusinya bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa. KBRI Doha akan terus berupaya memberikan pelayanan, pendampingan, dan informasi ketenagakerjaan yang andal.

















