Qatar Masuk 20 Besar Layanan Kesehatan Terbaik Global

Image: MoPH Qatar

Sebagai negara tujuan kerja, kualitas layanan kesehatan menjadi faktor penting bagi perlindungan dan kesejahteraan pekerja migran. Pada 2025, Qatar mencatat capaian signifikan di sektor kesehatan yang berdampak langsung bagi seluruh penduduk, termasuk pekerja asing. Berdasarkan Numbeo Health Care Index, Qatar menempati peringkat pertama di kawasan Arab dan ke-18 secara global dalam layanan kesehatan. Penilaian ini mencakup kualitas pelayanan, kemudahan akses, efisiensi fasilitas kesehatan, hingga tingkat kepuasan pasien—indikator penting bagi Rekanaker yang tinggal dan bekerja di Qatar.

Sepanjang 2025, Kementerian Kesehatan Qatar (Ministry of Public Health/MoPH) berperan strategis dalam merumuskan kebijakan nasional, mengatur sektor kesehatan, serta memastikan layanan berjalan berkualitas, efisien, dan berkelanjutan. Pendekatan ini memastikan sistem kesehatan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk ekspatriat. Hamad Medical Corporation (HMC) terus memperkuat posisinya sebagai penyedia utama layanan kesehatan spesialis dan rujukan di Qatar. Pada 2025, HMC mencatat kemajuan signifikan melalui pengembangan layanan, adopsi teknologi medis mutakhir, serta kemitraan strategis dengan rumah sakit swasta untuk mempercepat akses dan mengurangi waktu tunggu pasien.

Qatar memiliki sekitar 58.000 tenaga kesehatan di sektor publik dan swasta, dengan 5.485 tempat tidur rumah sakit di berbagai fasilitas kesehatan. Kapasitas ini mencerminkan kesiapan Qatar dalam menghadapi pertumbuhan penduduk, ekspansi kota, serta meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan. Sebagai bagian dari pengembangan layanan spesialis, HMC membuka klinik fisioterapi muskuloskeletal bagi lansia di Qatar Rehabilitation Centre. Klinik ini menyediakan program terapi khusus untuk meningkatkan kekuatan otot, mobilitas, dan keseimbangan—mencerminkan pendekatan kesehatan yang inklusif dan berorientasi kualitas hidup.

Program Imunisasi Nasional Qatar mencatat cakupan di atas 95% untuk sebagian besar vaksin anak, menunjukkan kuatnya kebijakan preventif dan kesadaran masyarakat. Selain itu, MoPH juga memperkuat pengawasan keamanan pangan melalui rencana aksi nasional lima tahunan dan memperoleh kembali akreditasi internasional ISO/IEC 17020, meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem pengawasan makanan. Peluncuran aplikasi LBAIH membawa perubahan besar dalam pengalaman pasien. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk melihat jadwal medis, mengatur ulang janji temu, mengakses rekam medis, hasil tes, resep, serta menerima pengingat layanan kesehatan. Transformasi digital ini memudahkan Rekanaker dalam mengelola kebutuhan kesehatan secara mandiri dan efisien.

Capaian sektor kesehatan Qatar pada 2025 menjadi faktor pendukung penting bagi perlindungan dan kesejahteraan Rekanaker yang tinggal di Qatar. Sistem kesehatan yang kuat, inklusif, dan terus berkembang memberikan rasa aman bagi pekerja dalam menjalani aktivitas kerja dan kehidupan sehari-hari. Yuk, pahami akses layanan kesehatan di Qatar, serta memanfaatkan fasilitas yang tersedia secara optimal.

Artikel Terkait