Jangan Tertipu Nama Posisi di Lowongan Kerja

Image: LinkedIn

Dalam dunia kerja yang terus berkembang, banyak perusahaan kini menggunakan nama posisi yang unik dan terkadang tidak umum. Hal ini sering membuat pencari kerja bingung, bahkan mengabaikan peluang yang sebenarnya sesuai dengan keahlian mereka. Oleh karena itu, penting untuk tidak hanya melihat nama posisi, tetapi juga memahami deskripsi pekerjaan (job description) yang ditawarkan.

Banyak perusahaan menggunakan istilah kreatif atau modern untuk menarik kandidat yang tepat. Namun, ini bisa membuat pencari kerja bingung karena:

  1. Nama yang Terlalu Umum atau Unik – Misalnya, “Growth Hacker” sebenarnya mengacu pada seorang spesialis pemasaran digital, tetapi bagi yang tidak terbiasa, istilah ini bisa terdengar asing.
  2. Variasi Nama untuk Pekerjaan yang Sama – Posisi seperti “Customer Success Manager” dan “Client Relations Specialist” sebenarnya memiliki tanggung jawab yang mirip.
  3. Tren dalam Industri Tertentu – Perusahaan startup dan teknologi sering menggunakan istilah seperti “Ninja,” “Evangelist,” atau “Guru,” yang tidak selalu menggambarkan tugas sebenarnya.

Contoh Nama Posisi yang Berbeda Tapi Tugasnya Sama

Berikut beberapa contoh posisi yang memiliki tanggung jawab serupa tetapi dengan nama berbeda:

Nama Posisi 1Nama Posisi 2Deskripsi Pekerjaan
Digital Marketing SpecialistGrowth HackerMengelola strategi pemasaran digital
Human Resource GeneralistPeople Operations AssociateMengurus administrasi dan kebijakan SDM
Sales ExecutiveBusiness Development OfficerMengembangkan dan mengelola hubungan bisnis
Customer Service RepresentativeClient Success SpecialistMenangani pertanyaan dan kebutuhan pelanggan
Content WriterBrand StorytellerMenulis dan mengembangkan konten pemasaran

Cara Menyikapi Nama Posisi yang Tidak Familiar

Jika menemukan nama posisi yang terdengar asing, lakukan langkah berikut:

  1. Baca Deskripsi Pekerjaan Secara Detail – Fokus pada tugas utama dan tanggung jawabnya.
  2. Periksa Kualifikasi yang Dibutuhkan – Apakah sesuai dengan pengalaman dan keterampilanmu?
  3. Cari di Internet atau LinkedIn – Lihat bagaimana posisi tersebut digunakan di perusahaan lain.
  4. Tanyakan Saat Wawancara – Jika mendapat kesempatan wawancara, tanyakan lebih lanjut tentang ekspektasi dan tanggung jawab pekerjaan.

Nama posisi kerja bisa saja bervariasi, tetapi yang paling penting adalah memahami deskripsi pekerjaan dan kualifikasinya. Jangan langsung menolak peluang hanya karena namanya terdengar asing. Dengan memahami tren ini, kamu bisa lebih bijak dalam mencari pekerjaan yang sesuai dengan keahlian dan minatmu. Jadi, jangan tertipu nama posisi! Selalu baca job description dengan cermat sebelum melamar.

Artikel Terkait
Bisnis

Cadangan Minyak di Qatar

Qatar menempati peringkat ke-8 dalam cadangan minyak di Asia dengan 25,24 miliar barel. Meskipun lebih kecil dibandingkan negara-negara seperti Arab

Read More »