KBRI Doha menerima dan mendampingi Delegasi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dalam rangka memperkuat sinergi lintas lembaga dan membahas penguatan perlindungan bagi PMI di Qatar. Kegiatan ini turut dihadiri Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital dan Staf KP2MI, yang membahas isu ketenagakerjaan, tantangan lapangan yang dialami PMI, serta langkah bersama untuk meningkatkan perlindungan dan layanan bagi WNI di Qatar.

Delegasi KP2MI bertemu dengan dr. Kennia, perwakilan dari ALZI Branch Doha, yang menyampaikan rencana kerja sama dalam penyusunan program pembekalan bagi calon PMI. Rencana kolaborasi ini mencakup pelatihan khusus terkait perawatan demensia, guna memperkuat kompetensi calon pekerja sebelum diberangkatkan. KBRI Doha juga mendampingi Delegasi KP2MI meninjau kondisi PMI di shelter, mendengarkan kendala mereka, dan membahas langkah penyelesaian.
Di hari pertama kunjungan pada 17 November 2025, dilakukan diskusi Isu Ketenagakerjaan & Perlindungan PMI yang bertempat di KBRI Doha, dengan agenda pemaparan situasi PMI di Qatar, identifikasi kasus-kasus prioritas, serta sinkronisasi strategi perlindungan bersama KP2MI. Dalam kesempatan ini, KBRI turut memastikan aspek-aspek ketenagakerjaan berjalan sesuai ketentuan, sekaligus membuka ruang dialog agar PMI dapat menyampaikan masukan, kebutuhan, dan tantangan yang mereka hadapi secara langsung.

Delegasi KP2MI yang didampingi KBRI Doha, mengadakan pertemuan dengan Qatar Care sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama perlindungan PMI di sektor layanan kesehatan. Dalam kunjungan tersebut, delegasi juga berkesempatan bertemu dengan tenaga kesehatan Indonesia yang tengah menjalani pelatihan, sekaligus meninjau langsung fasilitas dan sistem pembinaan yang disiapkan bagi para pekerja.
Melalui sinergi ini, KBRI Doha dan KP2MI berupaya memperkuat perlindungan dan layanan bagi Pekerja Migran Indonesia, sekaligus memastikan bahwa hak dan kesejahteraan PMI menjadi prioritas utama.
















