Memilih Negara Timur Tengah Sebagai Tujuan Perantauan

Bekerja di Timur Tengah, khususnya di Qatar, menjadi pilihan menarik bagi banyak pekerja migran Indonesia. Beberapa faktor pendorong utama meliputi proses keberangkatan yang gratis tanpa biaya, penawaran gaji yang menarik, fasilitas yang mendukung keluarga, tidak adanya persyaratan untuk lulus dari universitas ternama, dan tidak ada pajak penghasilan. 

Faktor Pendorong Memilih Qatar sebagai Tujuan Bekerja

1. Proses Keberangkatan Gratis

Pekerja migran tidak perlu mengeluarkan biaya untuk proses keberangkatan, karena akan ditanggung oleh Perusahaan.

2. Penawaran Gaji yang Menarik

Gaji yang ditawarkan oleh perusahaan di Qatar sangat bervariasi tergantung sektor industri dan pengalaman serta keterampilan yang dimiliki. Pemerintah Qatar dalam Labour Reform (2021) menetapkan bahwa upah minimum bagi pekerja adalah 1000 QAR. Selain itu, ada tunjangan akomodasi sebesar 500 QAR dan tunjangan makan sebesar 300 QAR jika perusahaan tidak menyediakan makanan. Estimasi besaran gaji di Qatar, bisa dicek di Payscale.

3. Fasilitas untuk Keluarga

Beberapa perusahaan menawarkan tunjangan akomodasi, transportasi, serta tiket pesawat tahunan bagi pekerjanya untuk pulang-pergi ke negara asal. Tunjangan untuk keluarga, termasuk istri dan maksimal empat anak, meliputi tunjangan kesehatan serta pendidikan hingga lulus SMA.

4. Tidak Ada Persyaratan untuk Lulus dari Universitas Ternama

Qatar tidak mensyaratkan lulusan dari universitas top, sehingga membuka peluang lebih luas bagi semua lulusan.

5. Tidak Ada Pajak Penghasilan

Pekerja di Qatar tidak dikenakan pajak penghasilan, sehingga seluruh gaji yang diterima bisa digunakan untuk kebutuhan pribadi dan keluarga.

Jenis Kontrak Kerja di Qatar

Umumnya, pekerja di Qatar harus menjalani masa percobaan selama 6-12 bulan tergantung kebijakan perusahaan. Setelah itu, pekerja akan ditawarkan kontrak tetap (fixed term contract) atau indefinite contract hingga batas usia pensiun 60 tahun. Beberapa pekerja yang menunjukkan performa kerja yang baik bisa mendapatkan kompensasi dan kontrak tambahan meski telah memasuki usia pensiun.

Tips untuk Calon Pekerja Migran Indonesia

1. Fokus pada Peningkatan Keahlian

   Selain memenuhi persyaratan minimal pengalaman kerja, calon pekerja migran sebaiknya fokus meningkatkan keahlian dan mengambil sertifikasi di bidang yang sesuai. Sertifikasi ini akan menjadi nilai tambah dalam dokumen pendukung saat melamar kerja.

2. Menjaga Semangat dan Kegigihan

   Setiap niat baik yang disertai dengan ketekunan, kerja keras, dan doa pasti akan membuahkan hasil terbaik. Penting untuk memiliki alasan yang kuat dan terus berjuang meskipun menghadapi berbagai hambatan.

3. Mencari Mentor

   Temukan mentor yang dapat memberikan bimbingan dan inspirasi dalam perjalanan karir. Tidak merujuk pada seseorang dengan jabatan tertentu, namun siapapun yang bisa dijadikan teman berbagi ilmu dan membimbing ke arah yang lebih baik.

Bekerja di Qatar menawarkan berbagai keuntungan, mulai dari gaji yang menarik, fasilitas untuk keluarga, hingga tidak adanya pajak penghasilan. Meskipun demikian, calon pekerja migran harus mempersiapkan diri dengan baik, meningkatkan keterampilan, dan menjaga semangat untuk mencapai kesuksesan. Temukan alasan kuat dalam diri, berjuanglah dengan gigih, dan jangan pernah menyerah. Jalan menuju sukses mungkin tidak selalu mudah, tetapi dengan ketekunan dan kerja keras, segala hambatan pasti bisa diatasi.

Artikel Terkait