Pemeriksaan kesehatan adalah salah satu langkah penting yang harus dilakukan oleh Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) sebelum diberangkatkan untuk bekerja di luar negeri. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa CPMI dalam kondisi fisik dan mental yang sehat serta siap untuk menghadapi lingkungan kerja di negara tujuan. Bagi CPMI yang bekerja melalui Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), proses pemeriksaan kesehatan akan dibantu dan dikoordinasikan oleh pihak P3MI. Berikut adalah tahapan yang harus dilalui dalam proses pemeriksaan kesehatan:
1. Pengajuan Pilihan Sarana Kesehatan (Sarkes)
Operator P3MI akan mengajukan pilihan Sarkes untuk pemeriksaan kesehatan melalui Sisko P2MI web. Pemilihan ini dilakukan berdasarkan ketersediaan fasilitas kesehatan yang telah diakui dan memenuhi standar pemeriksaan untuk pekerja migran.
2. Persetujuan Pilihan Sarkes
Setelah pengajuan, Direktur P3MI akan memberikan persetujuan terhadap pilihan Sarkes melalui platform Sisko P2MI web. Proses ini memastikan bahwa Sarkes yang dipilih memenuhi semua persyaratan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi CPMI.
3. Kunjungan ke Sarkes
P3MI akan mendampingi CPMI untuk datang ke Sarkes yang telah disetujui, membawa daftar nominatif yang mencantumkan identitas CPMI yang akan diperiksa.
4. Perekaman Biometrik CPMI
Di Sarkes, CPMI akan menjalani proses perekaman biometrik yang direkam melalui Sisko P2MI Desktop.
5. Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan
CPMI kemudian akan menjalani pemeriksaan kesehatan secara langsung oleh tim medis di Sarkes. Pemeriksaan ini sesuai dengan persyaratan negara tujuan.
6. Input Sertifikat Hasil Pemeriksaan
Setelah pemeriksaan selesai, hasil pemeriksaan kesehatan CPMI akan diinput oleh Sarkes melalui Sisko P2MI web. Data CPMI diperoleh menggunakan ID Penempatan atau Nomor Registrasi yang terdiri dari 11 digit angka.
Pemeriksaan kesehatan adalah langkah krusial yang tidak boleh diabaikan oleh Calon Pekerja Migran Indonesia. Hasil dari pemeriksaan ini akan menentukan apakah CPMI memenuhi syarat kesehatan untuk bekerja di luar negeri. Dengan melewati tahapan pemeriksaan kesehatan yang terstruktur dan sistematis, CPMI dapat memastikan bahwa mereka dalam kondisi siap untuk bekerja dan dapat menghindari potensi masalah kesehatan di negara tujuan. Selain itu, melalui bantuan dan pendampingan P3MI, proses ini dapat dilakukan dengan lebih mudah dan terjamin. Pastikan untuk mengikuti semua prosedur yang telah ditetapkan dan menjaga kesehatan selama proses ini.

















