DERAP LANGKAH SHORINJI KEMPO DI QATAR

“Orangnya, orangnya, orangnya – Segalanya tergantung dari kualitas orangnya

Ir. Indra Wibisono, MT, MInstMC – Branch Master WSKO Qatar

So Doshin adalah pendiri Shorinji Kempo (atau yang disebut Kaiso) pada tahun 1947 di kota Tadotsu –  Jepang. Kata – kata tersebut diucapkannya pada tanggal 6 Agustus 1977, saat mengajar salah satu cabang olahraga beladiri ini untuk pertama kalinya di Jepang.

Untuk mencapai misinya dalam untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia, Kaiso ini membuat sistem pendidikan yang berlandaskan latihan rutin dan disiplin tinggi. So Doshin, yang pernah mempelajari seni bela diri China, kemudian menggabungkannya dengan bela diri dan kultur Jepang. Pemikiran tersebut dirumuskan ke dalam suatu struktur tunggal teknis yang unik, Shorinji Kempo.

Dalam perkembangan Shorinji Kempo, pendidikan ini dapat pelajari oleh siapa saja dengan tujuan untuk menjaga kesehatan jiwa dan raga.Seperti dalam pepatah Latin “Mens Sana In Corpore Sano” yang berarti  jiwa sehat di dalam tubuh yang kuat, misi Shorinji Kempo adalah membentuk manusia sehat jiwa raga yang produktif dalam kehidupan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan serta masyarakat.

Perkembangan dan pertumbuhan pesat jumlah murid Shorinji Kempo (atau yang disebut Kenshi) di seluruh penjuru dunia mendorong lahirnya sebuah sebuah organisasi yang bersifat global yaitu “World Shorinji Kempo Organization (WSKO)” yang merupakan kerangka kerja global Shorinji Kempo dengan anggota dari berbagai negara dan lintas generasi. Setiap murid Shorinji Kempo (Kenshi) diarahkan untuk menjadi orang yang bisa berkontribusi bagi perdamaian dunia dan kesejahteraan melalui kerja keras dan latihan harian mereka.

Di Indonesia, Organisasi Shorinji Kempo bernama Persaudaraan Beladiri Kempo Indonesia (yang selanjutnya dikenal sebagai PERKEMI) didirikan oleh Bpk. Indra Kartasasmita. Saat ini PERKEMI memiliki jumlah Kenshi terbesar kedua setelah Federasi Shorinji Kempo Jepang.

Atas persetujuan PERKEMI dan WSKO Jepang, Indra Wibisono, penggiat SK dan juga seorang professional engineer Indonesia yang bekerja di Qatar Petroleum, perusahaan Migas Nasional Qatar sebagai Sr. Instrument Engineer, kemudian membentuk organisasi Shorinji Kempo (SK) Qatar dengan visi untuk memperkenalkan olahraga ini serta menemukan personil berbakat di Qatar untuk melanjutkan visi misi Shorinji Kempo, dan sekaligus memimpin WSKO Branch di Qatar.

Indra (berdiri tengah) bersama beberapa Pelatih Senior dan Pendiri PERKEMI, Bpk. Indra Kartasasmita (kedua dari kanan)

Mantan Dosen di Bina Nusantara ini aktif berlatih dan mengajar Shorinji Kempo di Qatar sejak kepindahannya ke negara ini pada tahun 2011. Perjalanan penggemar dan penikmat kopi ini dalam berlatih SK selama lebih dari 30 tahun membuatnya selalu ingin membagi ilmu dimanapun berada, dan prinsip ini sangat sejalan dengan kultur Shorinji Kempo.

Indra, yang juga lulusan Magister Manajemen Industri pada program studi Teknik Mesin UI ini, diangkat sebagai Qatar Branch Master Shorinji Kempo pada tahun 2018 oleh WSKO di pusat pendidikan latihan Shorinji Kempo Jepang.

Momen pelantikan sebagai Qatar Branch Master

Sebagai Branch Master SK di Qatar, bapak penikmat kuliner ini juga menyiapkan tempat berlatih yang nyaman, memberikan pelatihan, juga seminar terkait. SK Qatar membuka kesempatan seluas-luasnya bagi anggota baru yang berbakat dan mampu bekerja keras untuk meneruskan warisan Shorinji Kempo di Qatar.

Dalam jangka waktu dekat diharapkan akan ada Kenshi asal Qatar yang bergabung dan berlatih Shorinji Kempo sehingga Qatar bisa mengikuti Kejuaraan Dunia Shorinji Kempo di Jepang pada tahun 2023 mendatang yang dikenal dengan nama World Taikai atau Project Japan 2023.

Selama masa pandemi, latihan rutin tetap diupayakan, baik secara virtual maupun tatap muka langsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sebagian besar latihan virtual melibatkan kenshi dari berbagai dunia, dimana perbedaan waktu lintas negara tidak menjadi penghalang. Hal ini menunjukan bahwa disiplin dan semangat berlatih terjaga dimanapun Kenshi berada.

             Latihan rutin Kenshi WSKO Qatar dan Global Virtual Training

Belajar dari Shorinji Kempo di Indonesia yang bisa menjadi besar dan memiliki federasi sendiri karena didukung oleh instruktur Indonesia yang memiliki pemahaman budaya lokal, Indra berharap dan optimis di Qatar akan muncul  Instruktur  dan Trainer  yang berasal dari Qatar dan dapat membuat Shorinji Kempo sebagai federasi olahraga besar di negara ini.

Sejalan dengan dari visi misi Shorinji Kempo di atas, WSKO Qatar akan selalu berusaha agar olahraga ini semakin dikenal dan diikuti oleh masyarakat Indonesia maupun Internasional yang berdomisili di Qatar. Inisiatif ini juga diharapkan akan menaikan citra bangsa Indonesia yang aktif berkontribusi terhadap dunia olahraga di Qatar.  Oleh karenanya perlu dukungan dari semua pihak agar misi dan visi Shorinji Kempo bisa terwujud di negara tuan rumah Piala Dunia 2022 ini.

SUMBER : BUKU “MUTIARA INSPIRASI DARI QATAR”

Artikel Terkait