Kebersihan di Qatar

Saat berjalan di area dalam kota di Qatar, selalu terlihat rapi dan bersih. Tahukah kamu, bagaimana sistem yang mengaturnya sehingga dapat selalu bersih?

Image: Geometrica

Qatar menerapkan sistem Advanced Waste Management. 95% Sampah Diolah, Bukan Dibuang. Melalui Domestic Solid Waste Management Centre (DSWMC) atau Pusat Pengelolaan Sampah Domestik di dekat Mesaieed yang mampu memilah, mendaur ulang, membuat kompos, mengubah sampah menjadi energi. Sehingga hanya <5% yang masuk ke TPA!

Armada pembersih menggunakan GPS. Truk pengangkut sampah dilengkapi sistem pelacakan GPS dan pemantauan armada, sehingga: optimasi rute, hemat waktu, dan meningkatkan efisiensi. Sampah disedot ke bawah tanah! Di kota-kota seperti Lusail & Msheireb, sistem bawah tanah dan pneumatik otomatis memindahkan sampah dari permukaan ke pusat pengolahan tertutup. Lebih bersih, tanpa bau, tanpa tong sampah menumpuk.

Ribuan “smart bins” di seluruh Qatar memiliki sensor canggih yang dapat mendeteksi volume sampah, mengirim data langsung ke pusat kontrol, sehingga pengambilan sampah sesuai kebutuhan, tanpa terlambat. Qatar juga memiliki tim kebersihan aktif 24/7, petugas kebersihan berpatroli nonstop di area publik dan zona padat.

Qatar punya hukum ketat soal kebersihan. Buang sampah sembarangan bisa didenda hingga 25.000 QAR (~Rp 106 juta). Seluruh warga dan pengunjung wajib ikut menjaga kebersihan. Kota yang bersih bukan hanya soal teknologi, tapi juga budaya disiplin & sistem yang kuat. Qatar sudah membuktikan bahwa konsisten untuk bersih di setiap tempat. Yuk, turut menjaga kebersihan di lingkungan kita!

Artikel Terkait