CERITA PMI DI QATAR : DIASPORA PERTAMA DI QAFCO
Nama saya Aldi, lengkapnya Ir. Aldi Pranajaya Johor Ning, MSc. Sejak tahun 2001 hingga sekarang, saya bekerja di Qatar Fertilizer Company (QAFCO), sebagai Environmental Specialist.
Nama saya Aldi, lengkapnya Ir. Aldi Pranajaya Johor Ning, MSc. Sejak tahun 2001 hingga sekarang, saya bekerja di Qatar Fertilizer Company (QAFCO), sebagai Environmental Specialist.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Bidin Bachrul Ulumuddin, berasal dari kota hujan, Bogor. Saya ingin berbagi cerita tentang sejarah berdirinya Kaifa di Qatar, yaitu sebuah lembaga
“Sejarah merupakan hal yang seringkali dipinggirkan dan tidak diminati oleh kebanyakan orang, akan tetapi hal itu bisa menjadi hal yang sangat penting dalam peradaban. Seringkali
“Sebagai seorang muslim, di manapun berada, harus bisa bermanfaat untuk orang lain. Kalau kata pepatah arab ‘khairun naas anfa’uhum linnaas’, sebaik-baik manusia adalah yang paling
“ Jangan pernah berkata TIDAK BISA. Ketika kami berkata TIDAK BISA, artinya kamu sudah kalah sebelum berperang” Saya Felisia Ika Ristiani, kelahiran Semarang 41 tahun
“IMSQA bertekad walau kondisi seperti ini (pandemi COVID) tidak boleh menyurutkan kita dalam berdakwah namun justru harus mampu menjadikan aktifitas dakwah kita semakin terasah.” Nama
Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dulu dikenal sebagai Tenaga Kerja Indonesia, telah berkontribusi besar dalam pembangunan Qatar dan juga bagi pembangunan Indonesia melalui devisa yang
Atnaker KBRI Doha, Dendy Indrawan Karno Putranto bersama dengan delegasi Ditjen Binalattas yang terdiri dari Dirjen Binalavotas (Bp. Budi Hartawan) dan Direktur Binalavogan (Bp. Ali